Perkembangan Internet of Things di Dunia Industri


Revolusi Industri 4.0 atau industri generasi ke empat merupakan perubahan sektor industri di dunia yang dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan teknologi serta internet. Industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Sederhananya, apapun yang terkoneksi ke internet bisa dikatakan Internet of Things. Tetapi, Internet of Things akan dihubungkan lagi dengan big data dan AI. Jadi, Internet of Things bukan hanya upload data dari suatu device ke database atau monitoring, tetapi akan banyak diolah. Hal ini merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur.  Ini termasuk sistem Internet of Things (IoT), Cloud Computing dan komputasi kognitif.

    Internet of Things adalah segala aktivitas manusia dengan benda atau benda dengan benda seperti sensor, robot, platform dan cloud yang terhubung melalui protokol standart untuk saling menerima atau mengirimkan informasi. Mulai dari smart home, smart city dari mobil tanpa pengemudi sampai pertanian tanpa petani. Segala hal yang mempunyai sensor dan actuator yang bisa dinyalakan dan dimatikan dan bisa dihubungkan ke jaringan, terutama internet. Internet of Things juga berpeluang untuk meningkatkan pendapatan domestik bruto.


Mengenal Internet of Things

    Internet of Things bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus menerus dan memudahkan dalam pengambilan keputusan. Konsep Internet of Things mengacu pada 3 elemen utama pada arsitektur Internet of Things,  meliputi:

1. Barang Fisik yang dilengkapi modul Internet of Things (Gateway, Sensor)

2. Perangkat Koneksi ke Internet seperti Modem dan Router Wireless Speedy seperti yang ada di rumah.

3. Cloud Data Center tempat untuk menyimpan aplikasi beserta database.

    Cara Kerja Internet of Things yaitu setiap benda harus memiliki sebuah identitas seperti IP Address. IP Address yang digunakan adalah IPv6. Setelah benda tersebut memiliki IP dan terkoneksi dengan internet, maka benda tersebut dapat diakses dimana pun oleh pemiliknya. Perangkat IoT yang telah terkoneksi dengan jaringan internet tadi dapat dipasang sensor atau alat penggerak untuk membantu pekerjaan manusia sehari-hari.

Kelebihan Internet of Things

1. Data

    Semakin banyak informasi yang diperoleh, semakin mudah untuk menentukan tindakan yang tepat berdasarkan data yang ada. Adanya bantuan komputer dan algoritma program, tidak perlu mengecek data dan mensortir satu per satu, biarkan mesin yang melakukannya sesuai algoritma yang diinginkan, selain cepat tetapi juga akurat.

2. Tracking

    Dalam sistem inventory dengan bantuan komputer akan sangat mudah untuk mengecek persediaan, lokasi dan juga kualitas barang sehingga memudahkan kita untuk melakukan pengelolaan sehingga tidak ada kasus kehabisan barang karena lalai dalam pengecekan jika dilakukan secara manual.

3. Waktu

    Adanya bantuan sistem komputer yang telah diprogram sebelumnya untuk mengolah informasi tertentu dan melakukan tindakan sesuai yang telah diprogram maka proses analisa dan pengambilan keputusan berdasarkan data yang besar akan sangat cepat.

4. Biaya

    Keterbatasan tenaga manusia mengakibatkan diperlukan banyak tenaga manusia untuk melakukan pekerjaan yang berat. Adanya bantuan mesin yang kemampuannya dapat diatur dan dapat menggantikan pekerjaan manusia, manusia tidak perlu melakukan hal berat dan rumit dijaman seperti sekarang ini, cukup dengan menjadi operator mesin saja. Sehingga sudah dapat dilihat bahwa biaya untuk menggaji karyawan lebih sedikit karena sudah digantikan oleh mesin.

Kekurangan Internet of Things

1. Compatibility

    Tidak ada standarisasi penggunaan sensor seperti penggunaan USB, ketika sebuah sistem dengan Internet of Things device mengalami kerusakan maka kita harus membeli di vendor yang sama untuk menggantinya.

2. Complexity

    Dibalik kemudahan yang disajikan, ada sebuah Internet of Things module yang dirangkai secara komplek untuk menerima dan mengolah informasi dan alat tersebut memerlukan tenaga ahli untuk merawat secara berkala agar sistem tetap berjalan.

3. Safety

Semua perangkat dan program komputer rawan akan tindakan hacking.

Manfaat dan Keunggulan Internet of Things

1. Meningkatkan efisiensi kerja

2. Meningkatkan cara pemantauan dan pemeliharaan

3. Memyempurnakan layanan dan produk

Komponen Internet of Things

1. Artificial Intelligence (AI) adalah kecerdasan buatan yang berfungsi sebagai “otak” sebuah perangkat. Teknologi AI ini memberikan kecerdasan yang sesuai dengan fungsi dari perangkat itu sendiri.

2. Konektivitas tanpa sebuah hubungan jaringan, IoT tidak akan bisa berfungsi dengan baik. Konektivitas adalah sebuah komponen utama IoT yang membantu perangkat untuk terhubung ke jaringan yang ditentukan.

3. Sensor sensor pada IoT bertujuan untuk mendefinisikan instrumen dan mengubah perangkat tersebut menjadi sebuah sistem aktif yang sanggup melakukan fungsinya dengan baik.

4. Perangkat ukuran kecil di dalam perkembangan teknologi masa kini, semakin kecil sebuah perangkat maka akan menghasilkan biaya yang semakin sedikit, namun efektifitas dan skalabilitas menjadi tinggi. Sehingga di masa yang akan datang, manusia dapat dengan mudah menggunakan teknologi berbasis Internet of Things dengan nyaman, tepat, akurat dan efisien.

5. Keterlibatan aktif banyak mesin modern yang masih menggunakan keterlibatan (engagement) secara pasif. Namun, yang menjadi pembeda dari mesin yang lain, Internet of Things sudah menerapkan metode paradigma aktif dalam berbagai konten, produk, serta layanan yang tersedia.

    Internet of Things sangat erat hubungannya dengan Revolusi Industri 4.0, karena  Internet of Things adalah unsur utama dalam revolusi industri 4.0. Internet of Things menjadi pengaruh dalam berbagai macam industri seperti manufaktur, logistik, kesehatan, tata kota, pertanian, bahkan industri otomotif. Internet of Things bekerja mengumpulkan berbagai data dari lapangan yang nantinya akan diolah menjadi data yang lebih bermanfaat.

Manfaat Internet of Things Bidang Industri Manufaktur

1. Downtime

    Dengan mengidentifikasi potensi masalah sebelum terjadi, Internet of Things dapat meminimalkan dan bahkan menghilangkan downtime, terutama hal yang bisa mempengaruhi kualitas produk, dan biaya penggantian untuk mesin yang sangat tinggi.

2. Efisiensi produksi

    Dengan fasilitas Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Total Effective Equipment Performance (TEEP), IoT dapat membantu menciptakan peningkatan produksi dan penghematan dalam jangka panjang.

3. Failure Rates

    Tidak ada efisiensi produksi yang setara jika produk gagal dan harus ditarik kembali. Melalui penggunaan Internet of Things dalam pemeliharaan, tim dapat fokus mengenali potensi masalah sebelum mulai terjadi kerusakan mesin.

4. Intrusiveness

    Pemeliharaan preventif dapat melibatkan pembongkaran ataupemasangan kembali mesin, yang dapat melemahkan sistem dan meningkatkan potensi gangguan. Internet of Things dapat memfasilitasi pemeliharaan prediktif, dan melihat permasalahan sistem atau kondisi suatu komponen secara realtime.

Manfaat Internet of Things di Bidang Logistik

1. Monitoring lingkungan, digunakan untuk melihat kondisi air di waduk, mitigasi bencana untuk para pelaut atau pelayan dan untuk mencegah kebakaran hutan.

2. Mengelola infrastruktur. Salah satu contohnya yaitu digunakan untuk mendeteksi kondisi jalur kereta aman atau tidak untuk dilintasi, sehingga palang pintu kereta akan terbuka secara otomatis tanpa harus khawatir penjaga kereta sedang terlelap tidur.

3. Sensor peralatan. Salah satu contohnya yaitu pada perusahaan tambang. Sehingga dapat mengukur peralatan mana yang BBM nya sudah mau habis, berapa stok BBM di site, peralatan mana yang olinya harus di ganti, dan lain sebagainya sehingga dapat terukur secara cepat dan tepat.

4. Untuk bidang kesehatan, digunakan untuk pengawasan dan juga pemantauan terhadap pasien tanpa harus melakukan kunjungan ke kamar pasien.

5. Otomasi perumahan dan gedung. Salah satu contohnya yaitu mematikan AC atau lampu di rumah secara otomatis dan juga penggunaan sidik jari untuk tamu di kantor. 

Manfaat Internet of Things Bidang Kesehatan

1. Membantu proses pendataan detak jantung

2. Mengukur kadar gula tubuh

3. Mengecek suhu tubuh

Manfaat Internet of Things Bidang Industri Otomotif

    Selain menerapkan Internet of Things dalam proses produksi, industri otomotif juga menggunakan sensor yang dapat mendeteksi kegagalan dalam sebuah kendaraan. Sensor tersebut juga berguna untuk memperingatkan pengemudi secara detail. Dengan Internet of Things tersebut, setiap produsen atau distributor otomotif akan dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara menjaga mobil dan juga konsumen dapat memperoleh informasi yang lengkap seputar kendaraan tersebut.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar