Pengertian Robot Industri


Robot industri adalah suatu perangkat atau mesin otomatis yang dapat diprogram untuk menjalankan tugas yang dikonfigurasikan dari perangkat lunak komputer. Robot digunakan dalam industri agar dapat membantu kegiatan ataupun pekerjaan manusia. Robot dapat bekerja secara berulang dan tidak mengenal lelah. Robot membantu tugas seorang pekerja yang membahayakan untuk diselesaikan dan robot dapat menyelesaikan tugas tanpa kecelakaan kerja.

Robot Industri

    Robot industri dapat membantu pemilik perusahaan dalam menyelesaikan tugas yang diinginkan agar tugas dapat terselesaikan dengan cepat dan akurat. Kualitas produk yang diproduksi dipengaruhi oleh robot industri itu sendiri, seperti akurasi dan presisi, kecepatan dan efisiensi serta keamanan bekerja di tempat yang ekstrim. Penggunaan teknologi robotics ini sudah merupakan tren, seperti industri manufaktur contohnya, memanfaatkan teknologi robotics untuk membuat industri tersebut cepat dalam memproduksi produk, dan dapat menghemat bahan baku, sumber daya manusia di masa depan.

Komponen Pembentuk Robot

1. Mekanik

    Komponen mekanik dalam robot meliputi bahan-bahan yang digunakan pada robot itu. Semua yang ada pada robot dan bisa dilihat secara fisik.

2. Elektronik

    Komponen elektronik dalam robot yang dimulai dari arus lemah untuk menghidupkan robot. Selain itu ada juga controller (otak robot), sensor (indra robot), actuator (penggerak).

3. Program

    Komponen program dalam robot bisa disebut komponen paling tinggi. Walaupun program ini hanya ditanamkan ke dalam salah satu chip, tetapi komponen dalam program ini robot dapat melakukan fungsi dan tugas secara spesifik. Semua itu dilakukan dengan berbagai instruksi atau disebut dengan bahasa pemrograman. Jadi, ada berbagai macam program yang digunakan, seperti bahasa C.

Komponen Utama Dalam Robot

1. Controller

    Bagian paling utama dalam robot, seperti otak pada manusia. Bagian ini berfungsi untuk menjalankan program, menerima dan mengolah setiap informasi dari input sensor dan juga yang mengirim serta mengendalikan output pada actuator, indikator, atau juga audio.

2. Actuator

    Bagian ini seperti otot manusia. Berfungsi untuk menggerakkan robot. Untuk robot yang beroda biasanya menggunakan DC motor sebagai pemutar roda agar robot bisa berpindah tempat. Sedangkan robot yang berjalan menggunakan kaki, maka menggunakan motor servo. Motor servo yaitu motor DC yang bisa diatur putarannya.

3. Sensor

    Sensor merupakan perangkat atau komponen yang bertugas mendeteksi (hasil) gerakan atau fenomena lingkungan yang diperlukan oleh sistem kontroler. Dapat dibuat dari sistem yang paling sederhana sensor ON/OFF menggunakan limit switch, sistem analog, sistem bus paralel, sistem bus serial, hingga sistem mata kamera.

4. Battery

    Merupakan sumber energi bagi robot. Baterai ini menghasilkan listrik. Robot mendapatkan kebutuhan fisik untuk controller, sensor dan actuator.

5. Kabel

    Jalan data untuk input dan output.

6. Frame

    Sebagai penyangga antara servo pada robot dan juga membentuk robot menjadi berbagai macam bentuk.

7. Chassis

    Rangka utama pada robot, biasanya menjadi badan robot.

8. Support

    Komponen pendukung terbentuknya robot, seperti baut dan mur.    

Jenis-jenis Robotika Industri

1. Robot Artikulasi

    Robot Artikulasi adalah jenis robot yang paling umum dengan ciri 4,7 atau paling sering 6 sumbu. Robot Artikulasi memiliki fleksibilitas ketangkasan, dan jangkauan yang tinggi membuat robot ini cocok untuk tugas-tugas seperti perangkaian mesin. Sementara itu, robot artikulasi termasuk paling mahal jika dibandingkan dengan jenis robot lainnya meskipun dengan muatan serupa, karena susunannya lebih kompleks dan massa komponen yang relatif lebih tinggi, kecepatan root ini bisa dibilang rendah.

2. Robot Scara

    Robot scara adalah robot yang memiliki 2 sumbu. Robot scara biasanya digunakan untuk mentransfer komponen dari bak ke konveyor atau melakukan perakitan secara vertikal. Robot scara ringan dan memiliki jejak kaki kecil, membuatnya cocok ditempatkan di ruang ramai. Selain hemat biaya, robot scara juga memiliki waktu siklus sangat cepat.

3. Robot Delta

    Robot delta atau yang disebut sebagai “robot laba-laba” menggunakan tiga motor base-mounted untuk menggerakkan lengan kontrol yang memposisikan pergelangan tangan. Biasanya robot delta memiliki 3 sumbu, tetapi ada juga model dengan 4 dan 6 sumbu. Robot ini cocok untuk bidang penyortiran dan pemosisian yang cepat dan akurat, karena memiliki motor yang dilengkapi dengan enkoder. Cocok untuk operasi dengan kecepatan yang sangat tinggi, karena terbuat dari plastik dan aluminium.

4. Robot Cartesian

    Robot cartesian biasanya digunakan untuk mengangkat dan memindahkan barang-barang produksi maupun untuk mengangkat peralatan-peralatan berat pabrik ketika melakukan kegiatan instalasi.

Klasifikasi Robot

1. Non Mobile Robot

    Robot ini tidak memiliki roda untuk berpindah tempat. Sehingga robot tersebut hanya dapat menggerakkan beberapa bagian dari tubuhnya dengan fungsi tertentu yang telah dirancang. Tetapi robot ini menyerupai salah satu bagian tubuh manusia, yaitu bagian lengan. Robot ini berfungsi untuk memindahkan barang dan termasuk robot manipulator.

2. Mobile Robot

    Mobile dapat diartikan bergerak, sehingga robot ini dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain, contohnya adalah seperti line follower robot. Dilihat dari segi manfaat, robot ini diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi dalam transportasi, platform bergerak untuk robot industri, dan eksplorasi tanpa awak.

3. Gabungan Mobile Robot dan Non Mobile Robot

    Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. Sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot non mobile dapat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.

4. Robot Humanoid

    Robot ini dirancang dengan menirukan manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan di robot ini.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar